Case 03
Leadership Alignment & Execution Strengthening
Client: Government Regulatory Directorate
Context
Direktur organisasi merasa terdapat jarak dengan timnya. Kecepatan berpikir dan standar kerja beliau tidak selalu mampu diimbangi oleh tim, sehingga banyak pekerjaan tertunda dan tidak memenuhi ekspektasi. Di sisi lain, anggota tim merasa frustasi karena tidak dapat memenuhi ekspektasi direktur.
Situasi ini berdampak pada terhambatnya eksekusi serta munculnya silo antar fungsi.
Challenge
- Banyak pekerjaan tidak selesai tepat waktu
- Koordinasi lintas tim tidak optimal
- Pengetahuan leadership tidak termanifestasi dalam perilaku nyata
- Terdapat gap komunikasi dan kapasitas dalam jajaran pimpinan
Situasi ini berisiko menghambat efektivitas organisasi secara keseluruhan.
Our Approach
Kami memulai dengan diagnosis menyeluruh melalui:
- One-on-one session bersama Direktur
- Interview ketua tim
- Kuesioner kepada seluruh anggota tim
Insight utama menunjukkan adanya isu pada gaya komunikasi, keselarasan ekspektasi, dan belum solidnya approach kepemimpinan di level BOD dan BOD-1.
Intervensi dilakukan melalui:
- Team alignment workshop
- Alignment BOD & BOD-1 terkait pendekatan kepemimpinan
- Executive coaching dan group coaching
- Pendampingan implementasi
- Talent mapping untuk mengidentifikasi calon successor

Impact
- Jajaran pimpinan lebih kompak dalam people management approach
- Perubahan perilaku Direktur teramati secara nyata oleh tim
- Eksekusi rencana kerja menjadi lebih terarah dan cepat
- Koordinasi dengan pimpinan lebih terbuka dan efektif
- Tersusun talent pool untuk kebutuhan suksesi


English
Bahasa Indonesia