Leadership Resilience & Burnout Prevention
Context
Organisasi merekrut para pemimpin yang merupakan expert di bidangnya untuk membangun model bisnis yang relatif baru di industri.
Tak lama setelah operasional berjalan, pandemi Covid-19 terjadi. Tekanan membangun bisnis baru di tengah ketidakpastian menyebabkan banyak leader mengalami burnout.
Challenge
Jika kondisi burnout dibiarkan, maka:
- Produktivitas berisiko menurun
- Kualitas pengambilan keputusan melemah
- Efektivitas kepemimpinan terganggu
Organisasi membutuhkan intervensi yang bukan hanya meningkatkan skill, tetapi juga menjaga resiliensi personal para pemimpinnya.
Our Approach
Kami memulai dengan asesmen individual untuk memahami karakteristik masing-masing leader. Hasilnya didiskusikan bersama HCBP dan Learning & Development team untuk memastikan pendekatan yang tepat.
Insight menunjukkan bahwa populasi ini membutuhkan:
- Pendamping dengan kredibilitas yang sesuai
- Pendekatan yang disesuaikan dengan karakter dan tekanan bisnis
- Konten yang difine-tune secara kontekstual
Program dirancang dalam tiga modul dengan jeda satu bulan antar sesi untuk memberi ruang refleksi dan implementasi.
Intervensi dilanjutkan dengan coaching individual yang dipersonalisasi, serta sesi evaluasi bersama HCBP sebelum proses handover ke atasan masing-masing.

Impact
- Leader lebih sadar dalam mengelola energi dan tekanan
- Meningkatnya kemampuan mengelola diri dan tim secara berkesadaran
- Lebih peka terhadap tanda-tanda burnout dan mampu mengelolanya lebih dini
- Efektivitas kepemimpinan meningkat dalam pengembangan bisnis


English
Bahasa Indonesia